Konsep Dasar Sistem Radiator Mobil

Kita semua tahu bahwa setiap mobil dirancang khusus untuk tetap bisa bekerja dalam kondisi suhu yang tinggi, karena itulah diciptakan sebuah radiator mobil yang berguna untuk menampung cairan untuk mendinginkan mobil yang sedang melaju. Dari sinilah tentu sangat ideal jika mesin mobil bisa bekerja sampai dengan 93 derajat celcius. Karena itulah, kini ada banyak mobil modern yang lengkap dengan system pendinginnya. Sehingga, mesin bisa bekerja dengan lebih stabil dalam kondisi suhu yang ideal. Dari situlah juga diciptakan sebuah pendidngin mesin yang berguna untuk menghindari terjadinya overheat dan bisa juga digunakan untuk mengatasi terjadinya penurunan suhu mesin secara alami.

Seperti yang telah diketahui bahwa jika mesin bekerja dalam suhu yang terlalu rendah atau terlalu dingin, hal tersebut akan membuat polusi dan getaran yang ditimbulkan juga menjadi lebih tinggi. Dari sini, aliran pendingin mesin digerakkan oleh pompa air yang berguna untuk mengirim cairan pendingin ke system mesin lewat area jalur silinder.  Jadi, bisa dibilang sekali lagi bahwa radiator mobil itu sebenarnya adalah alat untuk menampung cairan pendingin pada mobil. Untuk mobil modern, radiatornya sudah breasal dari alumunium yang lengkap dengan kisi – kisinya, sehingga harganya jauh lebih mahal. Karena system pendinginannya dilengkapi dengan kerja kipas pendingin yang bagus.

System pengaliran cairan yang terdapat dalam radiator mobil dan mesin mobil ini diatur oleh thermostat. Dalam kondisi yang dingin, maka thermostat akan ditutup untuk membuat system pemanasan mesin menjadi lebih cepat. Sehingga, suhu bisa lebih stabil. Sedangkan dalam kondisi yang panas, sampai dengan 91 derajat celcius, maka thermostat akan terbuka dengan sendirinya untuk membuat cairan bisa mengalir ke tempat radiator yang dibutuhkan. Dengan begitu, system pendinginan bisa lebih cepat terjadi. Di luar dari hal tersebut, maka yang memiliki fungsi utama dari system pendingin ini adalah tutup radiator, yang mana berguna sekali untuk melepaskan desakan yang ditimbulkan ketika cairan pendingin erada dalam titik didih tertentu.

Leave a Reply